Minggu, 12 Desember 2010

GARIS BESAR CERITA-CERITA ALKITAB UNTUK SELENDANG CERITA



PENCIPTAAN 

Sebelum penciptaan semuanya hampa. Tuhan menciptakan segalanya.

·         Tuhan menciptakan malaikat-malaikat. Beberapa malaikat bersekutu melawan Tuhan dan menjadi roh jahat.

·         Tuhan menaruh roh-roh jahat itu di bumi. Iblis adalah raja dari roh-roh jahat.

·         Tuhan telah menciptakan segala sesuatu yang dapat kita lihat : binatang-binatang, tumbuh-tumbuhan, gunung-gunung, sungai-sungai, langit, bintang-bintang, matahari.

 Penciptaan Tuhan sangat sempurna. 

Penciptaan Tuhan yang terakhir adalah laki-laki dan perempuan.
·        Tuhan menciptakan laki-laki dari debu tanah dan perempuan dari tulang rusuk laki-laki.
  • Perempuan diciptakan Tuhan untuk menjadi penolong dan pendamping laki-laki.
Tuhan menghembuskan nafas kehidupan ke hidung mereka.
  • Mereka telanjang.
  • Tuhan menempatkan mereka di sebuah taman.
  • Tuhan berkata bahwa segala sesuatu yang diciptakanNya sungguh baik dan lalu Tuhan beristirahat.

Waktu itu tidak ada dosa di dunia.
  • Tuhan memerintahkan Adam dan Hawa untuk beranak cucu dan bertambah banyak, untuk tunduk akan perintah Tuhan dan mereka tidak boleh memakan buah dari pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat yang ada di pusat taman Eden.
  • Mereka diberikan kuasa akan segala ciptaan Tuhan dan diperintahkan untuk memenuhi bumi.
KEJATUHAN MANUSIA KE DALAM DOSA
Manusia berdosa dan berpaling dari Tuhan 
Laki-laki dan perempuan mempunyai kehidupan yang sempurna di taman Eden.
  • Mereka tidak harus bekerja keras. Disana tidak ada kelaparan, kehausan, rasa sakit dan mereka tidak membutuhkan pakaian.
  • Mereka berkuasa akan ciptaan Tuhan dan menamakan semua binatang.  Mereka tidak mengenal rasa malu.
  • Tuhan berbicara dengan mereka secara langsung.
 Tuhan melarang mereka memakan buah dari satu pohon.
  • Hawa berjalan terlalu dekat ke pohon yang terlarang.
 Ular memanggil Hawa dan menggoda dia.
  • “Apakah Tuhan telah berfirman?” dan “Tentu kamu tidak akan mati.” ular berbohong.

Hawa memakan buahnya. Dia membawa buah itu ke Adam dan menggoda Adam, sehingga Adam pun memakannya. 
Mereka tahu bahwa mereka telanjang dan menjadi malu. Lalu mereka membuat pakaian dari daun-daun.
  • Tuhan memanggil, “ Adam, dimanakah engkau?” “Siapakah yang memberitahukanmu bahwa engkau telanjang?”
  • Adam mengaku dosanya.
 Tuhan mengusir mereka dari taman Eden.
  • Tuhan mengutuk mereka: Laki-laki akan bekerja dengan susah payah dan berkeringat, dan tanah akan menghasilkan semak dan rumput duri. Perempuan akan menderita dalam melahirkan anak.
 Tuhan penuh belas kasih. Dia membuat pakaian dari kulit binatang untuk mereka. Tuhan membayar akibat dosa mereka melalui pengorbanan seekor binatang.
  • Tuhan menempatkan pedang yang menyala-nyala di pintu masuk taman Eden supaya manusia tidak dapat masuk lagi.
  • Tuhan memerintahkan mereka untuk menyebar dan memenuhi bumi.
 Adam dan Hawa mempunyai beberapa anak dan semua anak-anaknya jatuh ke dalam dosa. 
KAIN DAN HABEL
Anak-anak Adam dan Hawa ternyata sama seperti orang tua mereka, semuanya jatuh ke dalam dosa. 
Anak sulung Adam dan Hawa adalah Kain. Dia menjadi petani. 
Anak kedua mereka, Habel, menjadi gembala kambing domba. (Jelaskan peranan mereka). 
Mereka memuji Tuhan dengan memberikan korban persembahan.
  • Kain memberikan sebagian dari hasil tanahnya.
  • Habel mempersembahkan anak sulung kambing dombanya.
 Tuhan menerima korban persembahan Habel dan menolak korban persembahan Kain.
  • Habel memberikan korban persembahannya dengan iman dan dia mencurahkan darah untuk persembahan Tuhan.

Kain menjadi sangat marah.
    • Tuhan menanyakan Kain mengapa dia marah dan berperintah supaya Kain tidah membiarkan dosa berkuasa dalam dirinya.
 Kain masih tetap marah. Dia mengajak Habel pergi ke padang dan Kain membunuh Habel.
    • Tuhan bertanya kepada Kain, “Dimanakah adikmu?” / “Apakah aku pejaga adikku?” / “Darah adikmu berteriak kepadaKu…”

Tuhan menghukum Kain akan dosanya dan menjadikan dia seorang pelarian dan pengembara. 
Tuhan menunjukkan belas kasihNya. Ia menaruh tanda pada Kain supaya dia tidak dapat dibunuh oleh orang lain. 
NUH
Tuhan menghukum dosa, menepati janjiNya, dan menyediakan seorang penyelamat 
Keturunan Adam dan Hawa terus menerus jatuh dalam dosa yang tambah buruk.
    • Manusia berhenti mencintai dan mentaati perintah Tuhan.
    • Hati Tuhan sangat sedih. Dia menyesal bahwa Ia telah menciptakan manusia.

Nuh berkenan di hati Tuhan. 
Tuhan berfirman kepada Nuh untuk membangun sebuah bahtera karena Tuhan akan memusnahkan manusia dengan air bah.
  • Nuh dan keluarganya membangun bahtera yang sangat besar dari kayu gofir.
  • Nuh mencoba memperingatkan orang-orang.
 Orang-orang mentertawakan Nuh dan mencemoohkan Tuhan.
  • Ketika awan-awan mulai mengumpul, binatang-binatang yang berpasangan dan keluarga Nuh masuk ke dalam bahteranya.
  • Tuhan menutup pintu masuk bahtera itu.
Tuhan menurunkan hujan selama 40 hari dan air mulai naik dari tanah. 
Semua orang tenggelam kecuali Nuh dan keluarganya.
  • Mereka tinggal di dalam bahtera lebih dari 12 bulan.
  • Ketika airnya mulai turun, lumpur ada dimana-mana.

Tuhan membuka pintu bahteranya supaya binatang-binatang dan keluarga Nuh bisa keluar. 
Nuh mempersembahkan korban pujian karena Tuhan telah menunjukkan kasih setiaNya kepada Nuh dan keluarganya. 
Tuhan menaruh pelangi di langit sebagai tanda perjanjianNya bahwa Ia tidak akan menghancurkan dunia dengan air bah lagi. 
SODOM DAN GOMORA
Tuhan membenci dan menghukum dosa manusia 
Sodom dan Gomora adalah 2 kota yang sangat penuh dengan dosa.
Lot hidup dalam kebenaran Allah. Lot, istrinya dan kedua anak perempuannya tinggal di Sodom.
  • Mereka adalah orang berdosa, tetapi mereka tidak melakukan perbuatan jahat yang beredar di kota itu.
 Tuhan memutuskan untuk memusnahkan Sodom dan Gomora.
  • Tuhan tahu bahwa Lot adalah orang yang benar dan Tuhan menunjukkan kasih setiaNya kepada Lot.
 Malaikat-malaikat Tuhan datang dan memperingatkan Lot untuk meninggalkan Sodom karena Tuhan akan menghancurkannya di pagi hari.
  • Orang-orang kota datang ke rumah Lot dan hendak menyerang malaikat-malaikat Tuhan.
  • Malaikat-malaikat Tuhan membutakan mata mereka.
 Malam itu, Lot, istrinya, dan anak perempuannya pergi dari kota Sodom. 
Malaikat Tuhan memerintahkan mereka untuk percaya kepada Tuhan dan mengikuti rencana Tuhan; mereka tidak boleh menoleh ke belakang. 
Ketika mereka berlari, istri Lot melihat kebelakang. Dia berubah menjadi tiang garam.
  • Lot dan anak-anaknya diselamatkan oleh karena belas kasih Tuhan.
Tuhan menghukum orang-orang fasik yang ada di kota itu. 
ABRAHAM DAN ISHAK
Tuhan mempunyai sebuah rencana 
Dahulu hidup seorang yang benar yang namanya Abram. Tuhan memilih dia karena Abram adalah orang beriman dan percaya kepada Tuhan.
  • Abram mempunyai istri bernama Sarai (Sarah). Dia tidak mempunyai anak tetapi dia adalah pamannya Lot.
Tuhan berfirman kepada Abram untuk pergi dari rumahnya ke tanah yang asing.
  • Abram mengumpulkan barang miliknya dan pergi.
Karena iman Abram, Tuhan berjanji kepadanya:
  • Dia akan mempunyai tanah miliknya sendiri.
  • Dia akan mempunyai banyak anak.
  • Semua orang di dunia akan mendapat berkat melalui keturunannya.
Abram percaya kata-kata Tuhan, tetapi dia menjadi orang yang tua dan istrinya masih belum punya anak. Sarai sudah lama melewati masa kesuburannya. 
Sekitar waktu pemusnahan Sodom dan Gomora, malaikat-malaikat Tuhan datang ke Abram dan memberitahukan bahwa Abram akan mempunyai anak tahun depan.
  • Abram dan Sarai tertawa, karena mereka sudah sangat tua.
  • Satu tahun kemudian, mereka mempunyai seorang anak laki-laki yang mereka namakan “Tawa” (Ishak).
  • Mereka sangat menyayangi Ishak dan memberikan yang terbaik untuknya.
 Tuhan memerintahkan Abram untuk membawa Ishak ke hutan dan pergi ke tempat pengorbanan supaya Abram dapat mengorbankan Ishak untuk Tuhan.
  • Abram tetap percaya kepada Tuhan dan melakukan perintahNya. Ishak bertanya, ”Dimanakah binatang untuk menjadi korban persembahan?” Abram berkata, ”Tuhan yang akan menyediakannya.”
Ketika mereka sampai di sana, Abram membuat mezbah persembahan, menaruh kayu bakar diatasnya. Lalu dia mengikat Ishak dan bersiap untuk membunuhnya. 
Malaikat Tuhan menghentikan dia. “Jangan sakiti anakmu.” Abram melihat seekor domba jantan yang Tuhan sediakan. 
Tuhan berseru kepada Abram dan berkata bahwa Abram menyenangkan hati Tuhan karena imannya.
  • (Ubah nama mereka menjadi Abraham dan Sarah)
Tuhan mengingatkan Abraham akan janji-janjiNya (tanah, anak-anak, berkat bagi dunia).
  • Ishak bertumbuh dan mempunyai anak-anak dan cucu-cucu.

MESIR
Tuhan menepati janjiNya dan memberkati orang yang beriman kepadaNya 
Keturunan Abraham pindah ke Mesir untuk menghindari kelaparan.
  • Mereka tinggal di tanah yang bagus yang diberikan oleh raja.
  • Mereka tinggal selama 400 tahun tanpa ada masalah.
Tuhan memberkati mereka dan mereka bertambah banyak dan tambah kaya. 
Mesir mendapatkan raja yang baru yang berpikir, “Keluarga Abraham menjadi tambah besar. Mungkin nanti mereka akan mencoba menjajah kita.”
  • Sang raja membuat keturunan Abraham menjadi budak-budak untuk mendirikan kota dari batu bata lumpur.
Lalu, sang raja mulai membunuh anak laki-laki. Pencobaan mereka sangat besar dan banyak orang yang menangis dan meratap. 
Tuhan mendengar tangisan keturunan Abraham dan tahu akan penderitaan mereka.
  • Tuhan merencanakan penyelamat untuk keturunan Abraham, umat  pilihanNya, karena Tuhan penuh belas kasih dan sayang.
SEMAK DURI BERAPI
Tuhan mengutus seseorang untuk menyelamatkan umat pilihanNya 
Satu keluarga yang beriman menyembunyikan anaknya yang bernama Musa.
  • Ketika anak ini makin bertumbuh, mereka menyembunyikannya di satu keranjang.
  • Musa dibesarkan di rumah raja.
Ketika Musa masih muda, ia membunuh seseorang yang memukuli seorang keturunan Abraham, umat pilihan Tuhan
Musa kabur ke padang gurun.
  • Musa mengembalakan domba dan Tuhan menyiapkan Musa untuk melepaskan keturunan Abraham.  
Musa sedang menggiring domba, ketika ia melihat semak duri berapi tetapi tidak terbakar. 
Lalu dia mendengar suara, “Lepaskanlah sepatumu. Ini adalah tempat yang kudus.” / “ AKU ADALAH AKU.” Tuhan menyatakan diriNya kepada Musa.
  • Musa ketakutan. Tuhan memberikan dia mujizat-mujizat: tongkat menjadi ular, tangan yang sakit.
  • Musa menjadi percaya dan kembali ke raja Mesir dan meminta dia untuk melepaskan orang Israel, tetapi raja Mesir menolak permintaan Musa.
  • Musa bicara kepada umat pilihan Tuhan dan memberitahukan bahwa dia akan membantu mereka untuk pergi ke tanah yang Tuhan janjikan kepada Abraham, nenek moyang mereka.
Tuhan sangat berkuasa. Ia mengirimkan 10 tulah, bahkan membunuh anak pertama dari semua keluarga kecuali mereka yang menaruh darah di pintu masuk mereka. 
Raja Mesir menyuruh mereka untuk pergi. Mereka pergi ke padang gurun mengikuti Musa, penyelamat mereka. 
10 FIRMAN TUHAN
Tuhan mengharapkan kebenaran hidup 
Keturunan Abraham telah meninggalkan Mesir. Orang Mesir sangat marah dan mereka mengirimkan tentaranya.
  • Umat pilihan Tuhan sangat banyak dan gampang dicari di padang gurun.
Mereka sampai ke tepi laut dan mereka terjebak! 
Tuhan membelah air laut itu dan orang Israel dapat berjalan di tanah yang kering.
  • Ketika tentara Mesir masuk ke jalan yang lewat air laut, Tuhan menutup belahannya dan membunuh mereka semua.
  • Dalam perjalanan mereka ke tanah perjanjian, Tuhan menyediakan makanan dan minuman di padang gurun, tetapi tetap orang Israel bersungut-sungut.
Musa mendaki gunung untuk berdoa. Tuhan menampakkan kehadirannya di dalam badai dengan kilat dan petir, dan orang Israel menjadi sangat ketakutan. 
Tuhan memberikan 10 Firman Tuhan. Jangan ada tuhan yang lain. Jangan menyembah allah lain. Jangan bekerja pada hari yang ketujuh. Jangan mencuri, membunuh, berzinah (dan lain-lain). Tuhan menulis firmanNya di tablet batu.
  • Karena Musa berdiam di gunung Sinai terlalu lama, orang Israel mulai merasa ragu dan mereka berpikir bahwa Musa sudah meninggal.
Anak-anak keturunan Abraham membuat berhala yang dapat mereka lihat. Mereka memberikan giwang dan uang dan sebagainya dan membuat patung lembu dan memujanya.
  • Mereka juga melakukan dosa-dosa yang lain.
Ketika Musa turun dari gunung Sinai, ia melihat orang-orang sedang memuja dan ia menjadi sangat marah. Musa melemparkan tulisan yang berisi Firman Tuhan. 
Musa membunuh orang-orang yang memuja patung lembu itu.
  • Lalu Musa membuat tablet batu yang baru. Tuhan menulis kembali 10 FirmanNya.
Orang-orang itu dibunuh karena mereka tidak mentaati perintah Tuhan. Tuhan ingin kita untuk selalu mentaati Dia. 
PERUNGGU ULAR
Tuhan penuh belas kasih dan menyediakan jalan menuju keselamatan. Ia ingin kita melakukan segala sesuatu menurut jalanNya 
Ketika umat pilihan Tuhan mengembara, mereka terus bersungut-sungut dan tidak percaya kepada Tuhan. Mereka sudah sampai ke tepi tanah perjanjian Tuhan dan mengirim beberapa orang untuk mengintai tanah tersebut. Tanahnya sangat baik, tetapi banyak sekali mara bahaya sehingga mereka harus bersandar kepada Tuhan saja.
  • Orang Israel menolak untuk memasuki tanah yang sudah Tuhan berikan.
Tuhan memutuskan untuk memusnahkan umat pilihanNya, tetapi Musa berdoa dan Tuhan mendengarkan doanya.
  • Tuhan berfirman kepada Musa bahwa umat pilihanNya akan terus mengembara di padang gurun selama 40 tahun.
  • Tuhan berkata bahwa semua orang yang menolak masuk ke tanah perjanjian Tuhan tidak akan pernah memasukinya.
Ketika mengembara di padang gurun, orang Israel tambah bersungut-sungut dan tambah tidak patuh kepada Tuhan. 
Tuhan mengirim ular-ular untuk menggigit banyak orang Israel.
  • Musa berdoa lagi dan Tuhan mendengarkan doanya.
Tuhan menyuruh Musa untuk membuat ular dari perunggu dan ditaruh di sebuah tongkat. Siapa saja yang melihat ular itu akan disembuhkan dan mereka yang menolak untuk melihat tidak akan disembuhkan.
  • Musa membawa ular perunggunya ke hadiran orang Israel. Beberapa orang melihat ular itu dan diselamatkan. Yang menolak (mereka bilang kalau itu bukan tradisi/agama mereka) dan mati. Bahkan orang yang tidak berpikir untuk mencobanya juga mati.
Setelah ini, keluarga Abraham mengembara selama bertahun-tahun. Tuhan mencintai mereka. Mereka mendapatkan makanan dan minuman. Pakaian dan sepatu mereka tidak pernah rusak. Sedikit demi sedikit orang-orang yang menolak masuk ke tanah perjanjian Tuhan meninggal. 
Tuhan membawa dan memberikan tanah perjanjianNya kepada mereka. Mereka membangun kota-kota dan bertani dan tinggal di tanah itu untuk waktu yang lama. 
KELAHIRAN YESUS
Tuhan menepati janjiNya dan mengirim seorang anak yang spesial. 
Tuhan telah mengirimkan banyak nabi yang bernubuat bahwa Ia akan mengirimkan seseorang yang akan menyelamatkan mereka dari hukuman dosa mereka. 
Di tanah perjanjian Tuhan, hidup seorang lelaki bernama Yusuf yang bertunangan dengan seorang wanita muda, yang namanya Maria. 
Maria tidak pernah ada hubungan intim dengan laki-laki, tetapi Tuhan menciptakan seorang anak dikandungannya dengan kuasa Roh Kudus.
  • Ketika Yusuf mengetahui akan kandungan Maria, ia berencana untuk menceraikan Maria.
  • Malaikat Tuhan menghampiri Yusuf dan Maria dan berkata, “Ini adalah kehendak Tuhan.”
  • Yusuf akhirnya menikahi Maria.
Pemerintah menyuruh semua orang untuk pergi ke kota nenek moyang mereka.
  • Maria sudah hampir melahirkan ketika mereka pergi ke Betlehem.
  • Mereka tidak bisa mendapatkan ruangan dan akhirnya tinggal di kandang kuda dan Maria melahirkan Yesus di tengah-tengah binatang.
Malaikat Tuhan pergi ke gembala-gembala dan berkata, “Hari ini telah lahir seorang penyelamat. Tuhan bersama kita.”
·        Gembala-gembala itu pergi dan menyembah Yesus.
Maria dan Yusuf membawa bayi Yesus ke Bait Allah untuk mempersembahkan korban pujian kepada Tuhan.
  • Simeon adalah orang yang sangat tua yang tiap hari datang ke Bait Allah. Tuhan telah berfirman kepadanya bahwa dia tidak akan meninggal sampai dia melihat penyelamat yang Tuhan kirim. Ketika Maria dan Yusuf datang membawa Yesus, Tuhan memberitahukan Simeon bahwa itulah penyelamat manusia.
  • Disana juga ada seorang wanita tua bernama Anna. Anna juga ingat akan janji Tuhan untuk mengirimkan penyelamat. Anna dan Simeon bersorak sorai di Bait Allah dan menyatakan bahwa penyelamat manusia telah datang.
Kamu mungkin mau menambahkan cerita tentang Yesus ketika ia masih muda (12 tahun) di Bait Allah di sini atau langsung pergi ke cerita selanjutnya.
YESUS DIBAPTIS
Yesus memulai pelayananNya dengan baptisan. Pembaptisan menyatakan orang yang baru percaya. 
Tuhan mengirimkan seorang nabi bernama Yohanes. Dia adalah sepupu Yesus. Yohanes mengajar di padang gurun, bukan di dalam kota. (Jangan membingungkan antara Yohanes dan Yesus).
  • Yohanes mengajarkan orang-orang untuk bertobat, mengikuti Tuhan, dan melakukan hal-hal yang benar. Dia membaptiskan orang-orang.
Pembaptisan menjadikan orang baru. Orang yang lama (tercuci) menjadi mati dan terkubur.
  • Yohanes memberitakan kepada orang-orang untuk bekerja dan bahagia dengan apa yang mereka miliki, dan melakukan hal-hal yang benar.
  • Ketika orang-orang menanyakan Yohanes apakah dia sang Juru selamat, Yohanes berkata, “Akan datang seseorang setelah aku dan aku tidak layak untuk melepaskan sepatuNya.”
  • Ia juga berkata, “Persiapkanlah jalan untuk Tuhan.”
Ketika Yesus berumur 30 tahun, Ia memulai pelayananNya dengan pergi ketempat Yohanes mengajar.
  • Ketika Yohanes melihat Yesus, ia berkata, “Lihatlah anak domba Allah yang akan menghapus dosa dunia.”
  • Yesus masuk ke dalam sungai tetapi Yohanes tidak mau membaptiskan Dia karena Yohanes tahu bahwa Yesus itu mulia.
  • Yesus berkata, “Baptislah aku untuk menunjukkan apa yang benar.”
Yohanes menaruh Yesus di dalam air.
  • Ketika Yesus keluar dari air, mereka mendengar suara yang keras, “Inilah anakKu yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan.”
  • Roh Kudus turun seperti merpati dan bersinar diatas Yesus.
Inilah awal Yesus memulai pelayananNya. 
Inilah awal kita mulai berjalan dengan Tuhan. 
Cerita tambahan: Sida-sida dari Etiopia 
Setelah kematian Yesus, salah seorang pengikutnya bertemu seorang laki-laki dari Afrika. Orang ini mempelajari firman Tuhan tetapi tidak mengerti akan janji Tuhan. Pengikut Yesus menjelaskannya kepada orang ini dan orang Afrika ini bertanya, “Saya percaya. Mengapa saya tidak dapat dibaptis sekarang?”
  • Pengikut Yesus pergi ke air dengan orang Afrika ini dan membaptis dia. 
Yesus menunjukkan kita jalan yang benar dan sekarang kita harus melakukan apa yang benar. Ketika kita menjadi percaya, kita harus dibaptis. 
YESUS MENENANGI LAUTAN
Yesus berkuasa atas alam 
Setelah Yesus dibaptis, banyak orang mulai datang kepadaNya untuk mendengarkan Dia berkotbah. Ia juga menyembuhkan orang dan melakukan banyak mujizat. Yesus memilih 12 pengikut yang diajar dan berpergian denganNya. 
Suatu hari Ia menghabisi satu hari untuk berkotbah dan menyembuhkan orang. Ia sangat lelah dan naik ke perahu untuk pergi dari orang-orang yang datang kepadaNya.
  • Ketika diatas perahu itu, Yesus tidur dengan damai.
Badai datang dan meniup dengan sangat keras. (Jelaskan badainya dengan seru!)
  • Pengikut Yesus adalah penjala ikan. Mereka tahu tentang perahu.
  • Badainya sangat buruk dan mereka menjadi takut. “Apakah Kamu tidak perduli kalau kita semua mati?”
  • Yesus bangun dan bertanya, “Mengapa kamu takut? Dimanakah imanmu?”
Yesus berdiri dan mengulurkan tanganNya, “DIAM!” 
Anginnya langsung berhenti. Hujannya langsung berhenti. Ombaknya langsung berhenti. Semuanya menjadi tenang.
  • Pengikut Yesus bertanya, “Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan ombak pun taat padaNya?”
Yesus menunjukkan mereka bahwa Ia mempunyai kuasa Tuhan atas alam.
  • Mereka membawa perahunya ke seberang danau.

YESUS MENYEMBUHKAN ORANG KERASUKAN
Yesus berkuasa atas kuasa jahat 
  • Sebelum ini diceritakan tentang Yesus dan pengikutNya di atas perahu dan Yesus menenangkan badai.
Ada seorang laki-laki yang tinggal di seberang danau dan dia dirasuki setan.
  • Orang kerasukan ini hidup di kuburan. Dia telanjang dan walaupun orang-orang coba mengikatnya, dia selalu lolos. Dia menyakiti dirinya sendiri dan menjadi gila.
Ketika Yesus dan pengikutNya sampai ke tepi danau itu, lelaki itu lari ke mereka dan menjatuhkan dirinya.
  • Setan-setannya berteriak, “Yesus, Anak Allah yang maha tinggi, apa yang kau mau dari kami?”
Yesus bertanya, “Siapakah namamu?” Dan setan-setan itu menjawab, “Banyak, karena jumlah kami banyak.” 
Setan-setan ini tidak mau keluar. Mereka tahu kalau Yesus dapat memusnahkan mereka. Mereka meminta Yesus untuk memindahkan mereka ke dalam kawanan babi yang dekat. 
Yesus mengirim mereka ke babi-babi itu. Semua babinya lari ke air dan tenggelam. (Kawanan babi itu lebih memilih mati daripada dirasuki setan). 
Orang yang kerasukan jadi waras lagi dan memakai baju kembali. 
Dia ingin pergi bersama Yesus tetapi Yesus menyuruh dia untuk pulang ke rumahnya. Maka orang ini pulang dan menyebarkan Kabar Baik, dari kota ke kota.
  • Orang-orang di kota mendengar apa yang terjadi dan mereka mendesak Yesus untuk pergi dari daerah mereka. Mereka pikir mereka sudah bahagia, tetapi mereka kehilangan kebenaran.
  • Yesus dan pengikutNya naik lagi ke perahunya dan meninggalkan daerah itu.

YESUS MENYEMBUHKAN SEORANG PEREMPUAN MUDA
Yesus berkuasa atas kematian  
  • Yesus mengajar dan menyembuhkan banyak orang yang datang kepadaNya dengan masalah-masalah mereka.
Suatu hari, seorang pemimpin rumah ibadat datang kepadaNya memohon Yesus untuk datang dan menyembuhkan anaknya yang sangat sakit.
  • Sang ayah berkata, “Jika Engkau datang dan meletakkan tanganMu akan dia, pasti dia akan sembuh lagi.”  
Yesus mengikuti orang ini kerumahnya.
  • Sebelum mereka tiba, mereka bisa mendengar tangisan dan ratapan. Orang-orang pada berkata, “Anakmu sudah meninggal.”
Yesus berkata, “Jangan takut. Percayalah. Jangan hilang imanmu. Anakmu tidak mati, tetapi sedang tidur.”
  • Orang-orang yang bersedih tertawa. (Mereka tahu penampilan orang yang sudah meninggal).
Yesus mengusir semua orang keluar dari ruangan itu kecuali sang orang tua, Petrus, Yakobus, dan Yohanes. 
Yesus berkata, “ Hai anak kecil, bangunlah.” Anak itu membuka matanya dan bangun.
  • Semua orang terkejut. Yesus menyuruh mereka untuk memberi makan kepada anak itu. (Dia bukan hantu atau zombie).
Yesus meninggalkan rumah itu dan anak kecilnya tetap sehat. 
(Buat orang-orang berpikir apa reaksi mereka kalau mereka pergi ke penguburan dan hal ini terjadi!) 
YESUS MEMBERI MAKAN ORANG BANYAK
Yesus peduli akan kebutuhan orang-orang
Makin banyak orang yang mengikuti Yesus.
  • Mereka mau mendengar Yesus dan mau disembuhkan.
  • Ribuan orang bersama Yesus siang dan malam.
Suatu hari, Yesus dan pengikutNya meninggalkan mereka dan pergi ke tempat terpencil.
  • Lebih dari 5.000 orang mengikuti Dia ke tempat ini.
Ketika sore datang, mereka menjadi lapar. Pengikut Yesus bilang, “Suruh mereka pergi supaya mereka bisa mencari makanan.”
  • “Dimana mereka akan mendapatkan makanan? Kalian yang harus memberi mereka makanan.” Makanan untuk orang sebanyak ini bisa menghabiskan 200 hari uang gaji.
Apa yang mereka dapat hanyalah makanan seorang anak kecil (5 roti dan 2 ikan).
  • Mereka duduk berkelompok.
  • Yesus mengambil makanan anak kecil ini, mengucapkan terima kasih kepada Tuhan, dan mulai membelah rotinya.
Yesus memberi tiap pengikutNya beberapa makanan dan menyuruh mereka untuk menyebarkannya (kepada 10.000 – 15.000 orang).
  • Setelah semua orang sudah makan, pengikut Yesus mengambil sisanya.
  • 12 bakul masih tersisa dan semua orang sudah kenyang.
Karena ini, orang-orang ingin menjadikan Yesus raja mereka.
  • Yesus tahu kalau itu bukan rencana Tuhan, maka Dia pergi ke tempat terpencil untuk berdoa.
YESUS MENYEMBUHKAN ORANG BUTA
Yesus berkuasa atas penyakit 
Yesus pergi ke tempat berdoa pada hari doa. Ketika Dia meninggalkan tempat itu, Dia melihat seorang buta mengemis. 
Pengikut Yesus bertanya, “Siapa yang berdosa dan menjadikan orang ini buta?” 
“Tidak ada yang berdosa. Dia menjadi buta untuk menunjukkan kuasa Tuhan.” 
Yesus mengambil tanah dan mengusapnya ke mata orang buta ini. Lalu Yesus menyuruh orang itu untuk pergi dan mencuci matanya. 
Orang buta itu pergi, mencuci matanya, dan mulai melihat!!
  • Orang-orang yang melihat dia bertanya, “Bukankah itu pengemis orang buta?”
  • Beberapa orang menjawab, “Bukan…Cuma mirip dia…Eh,itu MEMANG dia.”
Orang Farisi bertanya, “Bagaimana kamu disembuhkan?” 
“Yesus menyembuhkanku. Dia adalah seorang nabi. Dia mengambil lumpur dan menaruhkannya di mataku. Setelah aku mencuci mataku, aku dapat melihat.”
  • “Tidak, orang ini jelas-jelasan berdosa.” (Mereka takut akan Yesus dan hal apapun yang baru).
  • “Dapatkah orang berdosa menyembuhkan seseorang? Engkau adalah pemimpin tetapi engkau menolak untuk melihat apa yang benar.”

Orang yang bekas buta itu berkata, “Siapa saja yang memuja Tuhan dan melakukan perintahNya, Tuhan akan mendengar dia. Tidak ada seorang pun dari permulaan dunia yang dapat menyembuhkan orang yang buta sejak lahir. Kalau orang itu bukan datang dari Tuhan, orang itu tidak akan dapat berbuat apa-apa.” 
Setelah itu, Yesus menemukan orang itu dan bertanya, “Apakah kamu percaya akan Anak Allah?” 
“Siapakah Dia, sehingga aku bisa percaya.” 
“Dia adalah orang yang sekarang kau lihat, yang sedang berbicara kepadamu.” 
“Aku percaya.” 
PERJAMUAN KUDUS
Yesus menunjukkan apa artinya menjadi pemimpin yang baik dan bagaimana cara kita bisa mengingat Dia
Yesus ada di Yerusalem dan berkotbah sampai orang Farisi sangat marah kepadaNya. 
Orang Farisi sudah bersiap untuk menangkap Dia.
  • Yesus mengumpulkan pengikutNya untuk makan dan kotbah.
  • PelayananNya sudah hampir selesai.  
Yesus memberitahukan mereka bahwa ini terakhir kalinya mereka akan makan bersama untuk sementara waktu.
  • Yesus berdiri dan melepaskan baju luarNya. Lalu Ia melilitkan handuk di pinggangNya.
Yesus memberitahukan pengikutNya, “Kalian harus mencuci kaki satu sama yang lain.”
  • PengikutNya ragu, tetapi Yesus bersikeras untuk mencuci kaki mereka.
Yesus berkata, “Ini adalah contoh untuk kalian, bahwa pemimpin harus menjadi pelayan.” 
Yesus juga mengingatkan mereka, “Ikutilah perintahKu.”
  • Setelah itu, Yesus menunjukkan Yudas sebagai pengkhianat.
  • Yudas berdiri dan pergi untuk mengkhianati Yesus.
Lalu Yesus mengucapkan terima kasih untuk makananNya dan membelah rotinya. 
Dia berkata, “Ini contoh yang lain. Inilah badanKu yang diserahkan padamu.” 
“Ingatlah Aku ketika engkau memakannya.” 
Lalu Yesus mengambil minumannya dan mengedarkannya dan berkata, “Inilah bagaimana darahKu tertumpah bagimu. Inilah contoh janji tuhan yang baru kepadamu. Ingatlah Aku ketika engkau minum.”
  • Setelah itu, Yesus berbicara kepada pengikutNya dan pergi ke luar kota untuk berdoa.

PENANGKAPAN DAN PENYALIBAN YESUS
Yesus memberikan hidupNya untuk kita 
Setelah Perjamuan Kudus, Yesus dan pengikutNya pergi ke luar kota untuk berdoa. 
Ketika Yesus berdoa, Yudas membawa tentara-tentara untuk menangkap Yesus. 
Para tentara itu membawa Yesus ke orang Farisi. Mereka memukuli Yesus dan mencoba membuat Yesus mengaku (berbohong). 
Yesus menolak dan orang Farisi itu membawa dia kehadapan raja.
  • Sang raja berkata, “Orang ini tidak melakukan hal yang salah.”
  • Tetapi orang Farisinya berkata, “Bunuh Dia” dan hal yang lain.
Sang raja menyuruh Yesus dipecut 39 kali, tetapi orang Farisi tetap ingin Yesus dibunuh.
  • Para tentara memukul dan mencemoohkan Dia. Akhirnya sang raja setuju untuk membunuh Yesus.
Para tentara membawa Yesus keluar kota, membaringkan Dia, dan memakuNya ke kayu salib.
  • Mereka menaruh paku yang besar di tangan dan kakiNya, dan duri di kepalaNya.
Ketika para tentara mendirikan salib itu, Yesus merasakan sakit yang luar biasa dan tidak dapat bernafas dengan baik. 
Ketika mereka menawarkan cuka kepada Yesus, Yesus menolaknya. 
Yesus meninggal, “Semuanya sudah genap.” 
Yesus menebus hukuman dosa dunia.
  • Seorang yang tidak pernah berdosa membayar hukuman untuk semua orang yang berdosa.
Tuhan berjanji keseluruh dunia bahwa mereka bisa menjadi umat pilihanNya melalui satu orang.
  • Ketika Yesus meninggal, matahari di siang hari menjadi gelap.
Pemimpin tentara menusuk Yesus untuk membuktikan bahwa Dia sudah mati.

KEBANGKITAN YESUS
Yesus berkuasa atas kematianNya sendiri 
Pengikut Yesus pergi ke tempat dimana para tentara membunuh Dia dan mengambil tubuhNya dan membawanya ke goa: tempat yang sejuk. Para tentara menaruh batu yang besar di pintu masuk goa tersebut dan menjaganya.
  • Pengikut Yesus tidak dapat mempersiapkan tubuhNya untuk penguburan karena hari itu hari libur.

Tiga hari kemudian, setelah hari libur selesai, para perempuan datang untuk mempersiapkan tubuh Yesus untuk penguburan. 
Ketika mereka sampai di goa, tentaranya lenyap, dan batunya terguling.
  • Di dalam goa itu mereka menemukan 2 malaikat, “Mengapa kamu mencari yang hidup diantara yang mati? Dia tidak ada di sini, Dia telah bangkit.”
  • Yesus tidak lagi mati. Dia hidup karena Dia mempunyai kuasa atas kematianNya sendiri.
Para perempuan yang melihat malaikat itu lari balik ke kota dimana pengikut Yesus berkumpul. 
Pengikut Yesus pergi ke goa tersebut dan menemukan bahwa DIA TELAH BANGKIT. 
Setelah itu, Yesus menampakkan diriNya ke pengikutNya, dan mengajarkan mereka. Dia juga makan bersama mereka.
  • Lebih dari 500 orang melihat Yesus hidup, bangkit dari kematian.
Yesus mengingatkan mereka untuk pergi dan memberitakan kepada dunia akan janji Tuhan yang dibuatNya ke Abraham. 
Suatu hari, Yesus meninggalkan pengikutNya dan kembali ke surga. 
PengikutNya menyebar keseluruh dunia, memberitakan tentang Yesus dan mengajar mereka bagaimana mereka bisa memuliakan Tuhan. 
DIA MENANTI
Yesus masih hidup dan manusia dapat memuliakan Tuhan melalui Yesus 
  • Seperti Adam dan Hawa, Kain dan Habel, kita semua adalah orang yang berdosa.
  • Seperti yang kita lihat dari cerita Nuh, Sodom dan Gomora, Tuhan membenci dosa. Tuhan menghukum orang yang berdosa.
  • Seperti yang kita lihat dari cerita Adam dan Hawa, Kain, Nuh, Musam dan Yesus, Tuhan punya belas kasih kepada orang yang Dia cintai.
  • Dahulu Tuhan berjanji kepada Abraham bahwa semua orang di dunia akan memuliakan Tuhan melalui salah satu keturunannya. Keturunan Abraham menjadi umat pilihan Tuhan.
  • Tuhan tahu bahwa semua orang sudah berdosa dan tidak dapat memuliakan namaNya.
  • Tuhan mengirimkan juru selamat untuk menyelamatkan manusia dari dosa mereka. Juru selamat ini adalah Yesus.
  • Jauh sebelum kelahiran Yesus, para nabi sudah memberitakan kedatanganNya dan bahwa Dia akan mengorbankan hidupNya untuk semua orang.
  • Yesus datang. Dia berkuasa atas alam, kuasa jahat, kematian, dan penyakit. Dia mencintai umat manusia dan dia penuh akan kasih dan kuasa.
  • Banyak orang yang takut kepada Yesus. Mereka senang hanya dengan agama dan tradisi mereka. Mereka suka akan kuasa yang mereka miliki atas orang lain dari agama mereka. Mereka tidak suka akan hal yang baru.
  • Mereka mengusik Yesus, menangkap Dia dan membunuh Dia. Jesus tahu bahwa ini akan terjadi. Dia sudah bernubuat tentang itu, tetapi Yesus memberitahukan pengikutNya bahwa Dia berkuasa atas kematianNya sendiri.
  • Untuk membuktikan ini, Yesus bangkit dari kematian setelah 3 hari.
  • Yesus hidup. Dia adalah yang Pertama dan yang Terakhir. Yesus berkata, “ Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kecuali melalui Aku.”
  • Di dalam Alkitab tertulis, “Tanpa iman, tidak mungkin orang berkenan kepada Allah.” Yesus berkata, “Mereka yang percaya kepadaKu, Tuhan akan memberikan mereka kuasa untuk menjadi anakNya.”
  • Maukah kamu percaya kepada Yesus sekarang? Dia menantimu untuk memberikan hidupmu kepadaNya. Dia menantimu untuk berbalik dari dosa. Kamu tidak dapat melakukannya dengan keinginanmu sendiri, tetapi Dia akan mengubahmu menjadi orang baru.
  • Lalu, kamu bisa memuliakan Tuhan.
  • Dia menantimu, setiap laki-laki, perempuan, anak-anak, remaja, untuk datang dan mengikuti Dia.


 
Temanku yang tercinta, 
Setelah membaca cerita tentang Yesus, kamu mungkin bertanya-tanya, “Apa artinya jadi orang Kristen? Bagaimana aku bisa tahu kalau aku sudah “diselamatkan”? Apa yang akan terjadi pada diriku kalau aku tidak mau “menerima Kristus”? Apakah benar yang harus saya lakukan hanyalah “percaya”? 
Tahulah kamu bahwa Tuhan sudah menciptakanmu dan Tuhan sedang menjagamu. Tanpa Dia engkau tidak ada harganya. Akuilah kepada dirimu sendiri dan kepada Tuhan bahwa kamu adalah orang berdosa. Upah dosamu adalah kematian jasmani dan rohani karena kemurkaan Tuhan kepadamu. Akuilah dosamu kepada Tuhan, dan percayalah bahwa Kristus mati di kayu salib untukmu, mengambil dosamu menjadi milikNya dan menerima pengadilan Tuhan untukmu. Ini berarti bahwa Tuhan telah mengampuni dosamu dan engkau sudah dibenarkan dimata Tuhan. Percayalah bahwa Yesus telah bangkit dari orang mati, menguasai dosa dan kematian, dan bahwa Dia naik ke surga dan bersama Bapa memerintah sebagai Tuhan. Ini berarti bahwa Yesus hidup hari ini untuk membantumu memimpin hidup baru yang berkenan dimata Tuhan. 
Maukah kamu menerima Yesus Kristus sebagai Juru selamatmu dari dosa dan Tuhan dalam hidupmu? Kalau jawabmu adalah ya, marilah kita mengucapkan doa ini:  
“Oh Tuhan, aku tahu bahwa aku telah berdosa. Aku mau berterima kasih kepadaMu karena Engkau telah mengutus Tuhan Yesus Kristus untuk menebus dosa dan kesalahanku. Aku mau berterima kasih karena Dia telah bangkit dari kematian dan Engkau memberikan kepadaNya kuasa atas hidupku. Aku menerima Dia sebagai Tuhan dan Juru selamatku. Aku mau menerima hadiahMu yang cuma-cuma, Tuhan, yaitu kehidupan yang kekal di dalam Kristus. Aku akan berbalik dari hidupku yang penuh dosa untuk melayani Engkau, penciptaku dan penebusku.” 
Percayalah bahwa setelah kamu menerima Kristus di dalam hidupmu, kamu dimeteraikan dengan Roh Kudus dan ditandai atas nama Tuhan. Dan akan ada langkah yang lebih lanjut yang bisa membantumu untuk mengetahui Tuhan dan percaya kepadaNya seumur hidupmu. Pertama, akuilah Kristus dengan bebas dengan orang lain. Kedua, bersaksilah kepada yang lain dengan memberitakan perubahan indah yang terjadi di dalam hidupmu. Ketiga, berikanlah hidupmu sepenuhnya untuk menyenangkan Tuhan dengan mentaati dan mempercayakan semua aspek kehidupanmu kepadaNya. Jika kamu memutuskan untuk mengikuti Yesus hari ini, tolong tandai kotak kecil ini supaya kami tahu dan bisa bersorak dan memuji Bapa kita di surga atas keputusan penting yang sudah kamu ambil.  Kotak
                  
Balik ke muka permulaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar